RAZIA DI BATAM
Dishub Batam Sebut Hanya 75 Persen Angkutan Umum dan Barang di Batam Layak Operasi
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mencatat hanya sekitar 75 persen kendaraan angkutan umum dan barang di wilayah Batam yang dinyatakan layak
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam mencatat hanya sekitar 75 persen kendaraan angkutan umum dan barang di wilayah Batam yang dinyatakan layak operasi.
Sementara sekitar 25 persen kendaraan yang masih beroperasi di jalanan sudah tidak memenuhi syarat laik jalan.
Temuan itu terungkap dalam kegiatan razia kendaraan yang digelar Dishub Kota Batam di halaman kantornya, Selasa (14/10/2025).
Razia ini merupakan yang kedua kalinya setelah kegiatan serupa dilakukan pada Kamis (9/10/2025) lalu.
Kepala Tim Penguji Kendaraan Umum Dishub Kota Batam, Erbijaya, mengungkapkan, dalam razia pertama, kurang lebih 400 unit kendaraan angkutan umum terjaring dan 24 kendaraan dinyatakan tidak layak operasi.
“Banyak pelanggaran yang kami temukan, mulai dari pajak kendaraan mati, tidak membawa STNK, pengemudi tanpa SIM, hingga kendaraan yang tidak memenuhi standar keselamatan,” kata Erbijaya.
Erbijaya menegaskan, kendaraan yang tidak layak operasi langsung dikenai sanksi tilang di tempat.
"Kalau pelanggaran lainnya langsung ditangani instansi yang bersangkutan, seperti Samsat untuk pajak, Pihak kepolisian untuk pelanggaran," kata Erbijaya
Erbijaya mengatakan keberadaan kendaraan yang tak memenuhi syarat teknis sangat berisiko menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
“Kendaraan yang sudah tidak layak operasi itu sangat berbahaya, baik bagi penumpang maupun pengguna jalan lainnya."
"Karena itu kami minta pemilik segera melakukan perbaikan dan uji KIR secara rutin,” kata Erbijaya.
Erbijaya mengatakan, Dishub selama ini telah gencar melakukan imbauan kepada pemilik kendaraan, khususnya pengusaha angkutan umum, agar melakukan uji KIR sebagai bukti kelayakan jalan.
Namun, masih banyak kendaraan yang tetap beroperasi tanpa mematuhi aturan tersebut.
“Kami sudah sering beri peringatan. Tapi karena masih banyak yang membandel, maka kami lakukan tindakan tegas di lapangan,” kata Erbijaya.
Dia juga mengatakan ke depan razia akan gencar dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan angkutan di Batam beroperasi dengan aman dan sesuai standar.
( tribunbatam.id/ian sitanggang )
| Satlantas Polresta Barelang Sasar Knalpot Brong di Batam, 35 Motor Kena Razia Malam |
|
|---|
| Razia di Batam Bikin Cemas Pengendara, Polisi Jaring 55 Motor, Knalpot Brong Jadi Target Utama |
|
|---|
| Imigrasi dan Bea Cukai Batam Razia Formosa KTV, Buru WNA Langgar Izin Tinggal |
|
|---|
| Tim Imigrasi dan Bea Cukai Batam Razia Panda Club di One Batam Mall, 3 WNA Masih Diperiksa |
|
|---|
| Baru Setengah Wajib Pajak di Kepri Patuh, Tim Gabungan Gelar Razia Kendaraan di Batam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Erbijaya-Penguji-Dishub.jpg)