Breaking News
Jumat, 24 April 2026

RAZIA DI BATAM

Razia di Batam Bikin Cemas Pengendara, Polisi Jaring 55 Motor, Knalpot Brong Jadi Target Utama

Polisi dalam razia di Batam pada Sabtu (29/11/2025) setidaknya menyita 55 sepeda motor dari sejumlah kawasan di Kecamatan Batam Kota.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Dok Satlantas Polresta Barelang
RAZIA DI BATAM - Anggota Satlantas Polresta Barelang mengecek puluhan kendaraan bermotor yang menggunakan knalpot tidak sesuai standar alias brong di Kecamatan Batam Kota, Sabtu (29/11/2025) malam. Polisi setidaknya menyita 55 motor dalam razia, bagian Operasi Zebra Seligi 2025. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Sejumlah remaja di Batam cemas ketika anggota Polresta Barelang mendatangi lokasi mereka di Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (29/11/2025) malam.

Mayoritas dari mereka tak bisa menghindar ketika polisi datang, serta mengecek kelengkapan dokumen kendaraan bermotor, termasuk helm dan knalpot brong.

Selain penggunaan knalpot brong, razia di Batam yang dimulai pukul 23.00 hingga 02.00 WIB itu menyasar aksi balap liar yang bikin resah warga Batam.

Razia di Batam itu berpusat di Simpang Gelael.

Polisi kemudian bergerak melakukan patroli mobile ke Batam Centre, KDA, dan beberapa titik rawan balap liar yang kerap dipadati kelompok remaja.

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K melalui Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol. Afiditya Arief Wibowo, S.I.K., M.H memimpin langsung razia tersebut.

Pelaksanaan teknis di lapangan dikendalikan Kanit Gakkum, Iptu Victor Hutahaean. 

Dari penindakan itu, petugas menemukan berbagai pelanggaran mulai dari penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Misalnya seprti knalpot tidak sesuai standar, motor tanpa TNKB, tidak ada spion, tidak memakai helm hingga pengendara yang tidak membawa surat kendaraan.

"Ada sekitar 55 motor. Penertiban ini dilakukan karena adanya keluhan masyarakat dan pengendara dari suara bising knalpot brong yang sudah sangat mengganggu waktu jam istirahat malam, hal ini juga sering memicu balap liar," ujar Kompol Afiditya, Minggu (30/12/2025)

Menurutnya, keluhan warga yang terus meningkat membuat Satlantas Polresta Barelang bergerak cepat untuk bertindak untuk mengembalikan ketertiban di jalan raya.

Tak hanya menindak, polisi juga memberikan edukasi langsung kepada para remaja yang terjaring. 

Mereka diminta memahami bahaya balap liar serta pentingnya keselamatan berkendara. 

Sejumlah motor yang diamankan kini disita sebagai upaya memberi efek jera.

Operasi Zebra Seligi 2025 pada malam itu dinyatakan berlangsung aman dan terkendali. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved