NELAYAN HILANG DI LINGGA
Pencarian Nelayan Lingga Hilang di Perairan Buyu Besar Berlanjut, Warga Berjibaku Sisir Laut
Sukur (43), nelayan asal Dusun Buyu Besar, Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, hilang saat memancing sotong.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
Ringkasan Berita:
- Seorang nelayan bernama Sukur (43) dilaporkan hilang saat mencari sotong di perairan Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
- Sampan milik korban ditemukan terapung tanpa awak oleh rekannya pada Kamis (4/6/2026) pagi.
- Warga Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun mencari secara mandiri sambil berkoordinasi dengan Basarnas.
- Area pencarian diperluas mencakup perairan Buyu Besar dan sepanjang garis pantai.
TRIBUNBATAM.id, LINGGA – Harapan untuk menemukan Sukur (43), nelayan asal Dusun IV Buyu Besar, Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), masih terus dijaga oleh masyarakat setempat.
Memasuki hari kedua pencarian pada Jumat (5/6/2026), warga kembali turun ke laut untuk menyisir sejumlah titik di perairan sekitar lokasi terakhir korban diduga berada.
Kepala Desa Rejai, Bali, mengatakan pencarian mandiri yang dilakukan masyarakat pada hari sebelumnya belum membuahkan hasil.
Hingga kini, satu-satunya petunjuk yang ditemukan hanyalah sampan milik Sukur yang ditemukan tanpa awak di laut, pada Kamis (4/6/2026) pagi.
“Semoga dalam pencarian kali ini warga kami, Sukur, dapat segera ditemukan,” ujar Bali.
Ketua RW 009 Desa Rejai, Linda, menjelaskan bahwa sampan milik Sukur pertama kali ditemukan dalam kondisi kosong dan terapung di tengah laut.
Informasi tersebut kemudian diterima oleh dirinya dan warga sekitar yang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
Sampan tersebut selanjutnya ditarik menuju kawasan Busung dan diamankan agar tak hanyut.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan sekitar, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Sukur maupun petunjuk lain yang dapat menjelaskan keberadaannya.
“Begitu diketahui bahwa sampan itu milik Sukur dan pemiliknya tidak berada di sana, kami bersama warga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi penemuan perahu, baik di perairan maupun sepanjang garis pantai. Namun hingga sekarang Sukur belum ditemukan,” kata Linda.
Penemuan sampan kosong itu kemudian segera dilaporkan kepada pemerintah desa dan aparat terkait.
Warga bersama perangkat desa pun bergerak cepat melakukan pencarian secara mandiri sambil berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperluas area penyisiran.
Menurut Linda, komunikasi juga telah dilakukan dengan Tim SAR/Basarnas Kabupaten Lingga, agar operasi pencarian dapat dilakukan secara lebih maksimal dengan dukungan personel dan peralatan yang memadai.
Saat ini, masyarakat, pemerintah desa, dan unsur terkait masih terus melakukan pemantauan dan pencarian di sekitar perairan Buyu Besar.
| Nelayan di Lingga Hilang Saat Cari Sotong di Laut Buyu Besar, Sampannya Ditemukan Terdampar |
|
|---|
| Pencarian Nelayan Hilang di Lingga Berlanjut, Tim SAR Gabungan Terkendala Cuaca Buruk |
|
|---|
| Breaking News, Nelayan Lingga Ditemukan Meninggal Dunia Usai Hilang di Laut |
|
|---|
| Kisah Nelayan Pulau Mepar di Lingga Terjebak Cuaca Buruk, Selamat Ditolong Sesama Nelayan |
|
|---|
| Cerita Herman Nelayan Lingga Seharian Mengapung di Laut saat Cuaca Buruk, Sempat Dilaporkan Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Warga-Buyu-Besar-di-Rejai-cari-nelayan-hilan.jpg)