PILKADA BATAM
PILKADA BATAM - Verifikasi Disdukcapil Batam, 316 Warga Lapas Kelas IIA Barelang Punya Hak Pilih
Pihak Lapas Kelas IIA Barelang Batam sebelumnya mengajukan 678 orang untuk didata. Mereka memiliki administrasi di Kota Batam.
Sementara luar Batam seperti dari Lingga, Natuna, Anambas, Tanjungbalai Karimun berjumlah 107 orang.
"Setelah kami verifikasi, ada 453 orang yang memiliki hak suara pada Pilkada Batam," ujarnya di kantor KPU Batam, Rabu (7/10/2020).
Sementara untuk 118 orang lainnya tidak memenuhi syarat atau tidak lengkap.
Ini dikarenakan warga binaan yang terganjal dokumen kependudukan.
Baca juga: Lapas Perketat Pengawasan Warga Binaan dengan Vonis Hukuman Mati
Baca juga: Cai Changpang di Rutan Narkoba Bareskrim Cawang Bobol Tembok, Lalu di Lapas Tangerang Gali Lubang
Dari pendataan KPU Batam, ada warga binaan yang memiliki KTP-el namun NIK-nya tidak lengkap.
Bahkan ada warga binaan yang mencantumkan alamat domisili, namun tidak memiliki KTP.
Pihaknya pun sudah meminta Disdukcapil Batam untuk mendata warga binaan itu.
"Kita juga tidak tau ya, kenapa yang 118 orang warga binaan ini tidak lengkap identitasnya. Apakah mereka ini residivis yang sengaja menghilangkan identitasnya.
Itu kami serahkan ke Disdukcapil agar didata kembali, karena mereka punya alat kependudukan," ungkap Tamami.
KPU Batam Cek Lapas Perempuan
Pendataan pemilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilkada serentak menyasar hingga warga binaan.
KPU Batam menemukan 292 pemilih di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Batam.
Jumlah itu diakui Komisioner Divisi Program dan Data KPU Batam, Sastra Tamami berbeda dengan jumlah penghuni lapas sebanyak 606 orang.
Saat ini, KPU masih mencocokkan identitas mereka apakah terdata sebagai pemilih atau tidak.
"Karena banyak dari mereka yang tidak tahu lagi KTP-el dimana," sebutnya, Kamis (1/10/2020).
Pihaknya pun masih memetakan ketika disinggung lokasi mereka akan menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020.
Tidak hanya mendata warga binaan, KPU diketahui juga menyisir sejumlah pulau di Kota Batam untuk mendata pemilih pada Pilkada Kepri.
"Kami akan kaji, apakah dibuat TPS tambahan atau dimasukkan dalam tambahan khusus DPTB," ucapnya.(TribunBatam.id/Ian Sitanggang/Bereslumbantobing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kalapas-kelas-iia-barelang-batam-misbahuddin-soal-pilkada-batam.jpg)