7 Hal Sangar Tentang Militer China yang Perlu Diketahui, Tandingi AS, Sukses Uji Pencegatan Rudal

Khusus di bidang militer, awal bulan ini China membuat geger negara-negara kuat dunia yang sukses melakukan uji pencegatan rudal darat di wilayahnya

weibo
7 Hal Sangar Tentang Militer China yang Perlu Diketahui, Tandingi AS, Sukses Uji Pencegatan Rudal 

TRIBUNBATAM.id - 7 Hal Sangar Tentang Militer China yang Perlu Diketahui, Tandingi AS, Sukses Uji Pencegatan Rudal.

China berhasil menjadi pemain utama di dunia dalam hal perekonomian dan militer.

Dalam bidang militer Beijing bersanding dengan Amerika Serikat dan Rusia untuk urusan gempur menggempur.

Sementara dalam hal ekonomi dan teknologi China sejajar dengan banyak negara, sebut saja Jepang dan Korsel.

Khusus di bidang militer, awal bulan ini China membuat geger negara-negara kuat dunia.

Baca juga: Kesabaran AS Habis, Utus Tim Pemusnah ke Laut Sengketa, Sinyal Tantang Perang Militer Xi Jinping

Presiden China Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping (afp)

Kementerian Pertahanan Nasional China menyatakan bahwa militer mereka berhasil melakukan uji pencegatan rudal darat di wilayahnya pada Kamis (4/2/2021).

"Mencapai tujuan pengujian yang diinginkan," kata Kementerian Pertahanan China dalam pernyataan tertulis Jumat (5/2) di laman resminya.

"Tes ini bersifat defensif dan tidak ditargetkan terhadap negara mana pun," sebut Kementerian Pertahanan China.

Mengutip Global Times, itu merupakan uji mid-course ABM berbasis darat keempat China yang diketahui publik.

Baca juga: 4 Jet Tempur Taiwan Balas Provokasi China, Disokong AS Sulit Ditaklukkan Militer Xi Jinping

Baca juga: China Bisa Tinggal Nama, Dokumen Rahasia Bongkar Rencana AS di Masa Lalu, Nyaris Luncurkan Bom Atom

Foto yang diambil pada 4 Desember 2013 memerlihatkan Joe Biden yang saat itu Wakil Presiden Amerika Serikat berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping di Aula Besar Rakyat di Beijing
Foto yang diambil pada 4 Desember 2013 memerlihatkan Joe Biden yang saat itu Wakil Presiden Amerika Serikat berjabat tangan dengan Presiden China Xi Jinping di Aula Besar Rakyat di Beijing (AFP PHOTO/POOL/LINTAO ZHANG)

Mid-course adalah fase paling vital dalam intersepsi rudal balistik.

"Dan, mid-course ABM berarti mencegat rudal saat berada dalam fase penerbangan bebas di luar atmosfer," kata Song Zhongping, pakar militer China, kepada Global Times.

Militer China memang tengah menjadi 'rising star,' Business Insider sendiri mengungkap fakta-fakta mengenai ini.

Meskipun Beijing membelanjakan jauh lebih sedikit daripada Washington untuk pertahanan, militer China bertumbuh.

Baca juga: Ancaman Joe Biden untuk China, Sebut Siap Perang Seandainya Tiongkok Nekat Rebut ini dari Amerika

Chinese People's Liberation Army (PLA) Tentara Pembebasan Rakyat China menggelar latihan Senin, 4 Januari 2021
Chinese People's Liberation Army (PLA) Tentara Pembebasan Rakyat China menggelar latihan Senin, 4 Januari 2021 (AFP/STR)

Baca juga: China Ditelepon Presiden AS, Biden Malah Tidak Berencana Hubungi Putra Mahkota Arab Saudi, Kenapa?

Dilansir dari Business Insider berikut fakta menakutkan mengenai militer China yang bertumbuh besar.

1. Pengeluaran untuk militer 3 kali lipat

Baca juga: Buku Terbitan 1981 Bikin Heboh, Bercerita Tentang Laboratorium Militer China di Wuhan Soal Virus

Baca juga: Belum Menjamin Bisa Dikomersialkan, Vaksin Covid-19 Mulai Disuntikkan ke Militer China

Parade kekuatan militer China.
Parade kekuatan militer China. (alwaght.com)

China mengatakan menghabiskan $ 98,8 miliar untuk militernya pada 2009,

tetapi analis mengatakan pengeluaran bisa lebih dari 3 kali lipat jumlah itu.

2. Angkatan Udara China

Baca juga: Militer CHINA Paling Perkasa di ASIA, AS Juara Dunia, Gempuran TNI Peringkat Berapa ?

Baca juga: AS vs China Kian Memanas, Militer China Tantang AS dan Hampir Tabrak Kapalnya di Laut China Selatan

China memiliki 470.000 personel, 2.556 jet tempur, 400 jet serangan darat.

Latihan militer China di Jinan, dekat perbatasan dengan Korea Utara.(Militer China)
Latihan militer China di Jinan, dekat perbatasan dengan Korea Utara.(Militer China) (KOMPAS.COM)

3. Angkatan Laut China

China memiliki 250.000 personel, 66 kapal selam, 27 kapal perusak, 52 fregat.

4. China membeli hak lisensi dan mereproduksi jet tempur Sukhoi-27 dari Uni Soviet setelah runtuh

5. Pejabat Pentagon percaya bahwa China diam-diam telah membangun pangkalan,

yang mampu menampung hingga 20 kapal selam nuklir di Pulau Hainan.

Baca juga: Langgar Zona Udara, Korea Selatan Kirim Jet Tempur untuk Usir Pesawat Militer China

6. China kini telah mengembangkan dan menguji jet tempur siluman pertamanya, J-20.

AS adalah satu-satunya negara lain di dunia yang memiliki pesawat tempur siluman.

7. China tahu mereka tidak bisa menang dalam perang konvensional melawan AS,

tetapi sedikit yang diketahui tentang program perang sibernya yang mungkin memberinya keunggulan.

Usai Bentrok dengan Tentara India, Lagi-lagi China Pamer Kehebatan Militernya, tapi Tutupi Hal Ini. Militer China pamer latihan perang di Tibet
Usai Bentrok dengan Tentara India, Lagi-lagi China Pamer Kehebatan Militernya, tapi Tutupi Hal Ini. Militer China pamer latihan perang di Tibet (weibo)

Menurut strategi AS yang baru-baru ini dirilis, China telah "menggantikan Amerika Serikat sebagai mitra pilihan di negara-negara di seluruh dunia."

Angkatan Laut, Korps Marinir dan Penjaga Pantai AS memiliki dokumen strategi baru, yang disebut "Keuntungan di Laut," yang mengambil garis keras pada ekspansionisme China.

Baca juga: Rencana Perang China Dibocorkan Media Tiongkok, Sejumlah Negara Asia Akan Diambil Alih Paksa

Baca juga: CHINA Akhirnya Buka Suara Soal Asal Usul Virus Corona, Singgung Kepala Babi di Wuhan

Kapal selam Jepang tabrak kapal China
Kapal selam Jepang tabrak kapal China (News.com)

Itu juga merinci sejumlah hal yang digambarkannya sebagai ambisi agresif China,

yang dimaksudkan untuk "merusak tata kelola maritim internasional,

Baca juga: Ancaman Joe Biden untuk China, Sebut Siap Perang Seandainya Tiongkok Nekat Rebut ini dari Amerika

Baca juga: China Tutup Siaran BBC News di Tiongkok, Kecewa Terkait Laporan Soal Uighur?

Baca juga: Joe Biden Telepon Xi Jinping 2 Jam, Diplomasi Tingkat Tinggi AS China, Singgung Jatah Washington !

menolak akses ke pusat logistik tradisional, menghalangi kebebasan laut,

mengontrol penggunaan titik penghambat utama dan menghalangi keterlibatan AS dalam sengketa regional."

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

SUMBER: INTISARI

(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved