Breaking News:

Kasus Aborsi di Karimun segera Disidangkan, 2 Pelaku Dikenai UU Perlindungan Anak

Kasipidum Kejari Karimun Malda menyebut, PS dan R akan dikenakan pasal UU perlindungan anak terkait kasus aborsi. Kasusnya segera disidangkan

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Kasus Aborsi di Karimun segera Disidangkan, 2 Pelaku Dikenai UU Perlindungan Anak. Foto tersangka R, saat menguburkan janin hasil aborsi, dalam rekonstruksi, Rabu (28/4/2021) 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kasus aborsi yang dilakukan pasangan mama muda dan pacarnya di Karimun, tak lama lagi akan memasuki babak baru.

Saat ini kasus PS (27) dan R (21) sudah ditangani Kejaksaan Negeri (Kejari) Karimun dan akan segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Karimun untuk disidangkan.

Sebelumnya diberitakan, PS dan R nekat melakukan aborsi karena malu mengakui anak hasil hubungan gelap mereka.

Berbagai cara dilakukan R (laki-laki) untuk menggugurkan kandungan PS yang saat itu usia kandungannya masih 4 bulan.

Namun tidak berhasil. Hingga usia kandungan PS memasuki 5 bulan, janin itu masih bertahan.

Sementara di bulan ke 6, PS mengalami keguguran yang menyebabkannya mesti dirawat di rumah sakit karena mengalami pendarahan.

Kapala Seksi Pidana Umum Kejari Karimun, Malda menyampaikan perkembangan kasus aborsi saat ini sudah di tahap kedua.

"Penyidik telah menyerahkan tersangka dan barang bukti. Langkah selanjutnya berkas perkara akan kami limpahkan ke pengadilan," ucap Malda, kepada Tribunbatam.id pada Kamis (8/7/2021).

Ia menambahkan, keduanya disangkakan pasal dalam undang-undang perlindungan anak.

"Dari awal berkas masuk yaitu pasal KUHP yang dilimpahkan oleh penyelidik. Kemudian kita memberikan petunjuk untuk menghilangkan pasal tersebut dan mengganti menjadi undang-undang perlindungan anak," jelasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved