Breaking News:

Kasus Aborsi di Karimun segera Disidangkan, 2 Pelaku Dikenai UU Perlindungan Anak

Kasipidum Kejari Karimun Malda menyebut, PS dan R akan dikenakan pasal UU perlindungan anak terkait kasus aborsi. Kasusnya segera disidangkan

Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Yeni Hartati
Kasus Aborsi di Karimun segera Disidangkan, 2 Pelaku Dikenai UU Perlindungan Anak. Foto tersangka R, saat menguburkan janin hasil aborsi, dalam rekonstruksi, Rabu (28/4/2021) 

Ia menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi bersama Jaksa terkait kasus aborsi ini.

“Untuk segera dilakukan penuntutan oleh rekan-rekan dari Kejaksaan,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Pemeriksa Kejari Karimun, Ade Maulana menjelaskan, kasus aborsi yang dilakukan R dan PS akan secepatnya disidangkan di Pengadilan.

“Dibantu dari pihak kepolisian dalam hal ini Polres Karimun, untuk menentukan pastinya agar segera disidangkan,” ujar Ade.

Saat ini kedua tersangka mendekam di Rutan Kelas II Tanjungbalai Karimun. R akan dijerat pasal 343 KUHP, dengan hukuman penjara paling lama 9 tahun. Sedangkan PS dijerat pasal 341 atau 342 KUHP.

Minta Keringanan Hukuman

Sebelumnya diberitakan, kondisi tersangka kasus aborsi di Karimun, PS mulai membaik.

Setidaknya sudah 6 hari ia dirawat di RSUD Muhammad Sani Karimun.

Saat ditemui TribunBatam.id, ia sudah mengenakan celana panjang.

Kondisinya juga tidak lagi pucat dan mengenakan kain sarung saat pertama dibawa ke RSUD Muhammad Sani Karimun itu.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved