Breaking News:

BATAM TERKINI

Serikat Pekerja Minta Gubernur Kepri Keluarkan SK UMK 2021 Terbaru

PTTUN Medan sebelumnya mengabulkan gugatan serikat pekerja terkait UMK Batam dan Kepri tahun 2021.

Penulis: Ichwan Nur Fadillah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Ichwan Nur Fadillah
Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Syaiful Badri meminta Gubernur Kepri segera mengeluarkan SK UMK 2021 terbaru setelah pengadilan negeri mengabulkan gugatan serikat pekerja. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Syaiful Badri meminta Gubenur Kepri untuk segera mengeluarkan Surat Keputusan (SK) baru sesuai dengan perundang-undangan.

Ini setelah Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan mengabulkan gugatan serikat pekerja perihal upah minimum Kota Batam dan Provinsi tahun 2021.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Provisi Kepri Nomor 1345 maupun 1362 Tahun 2020.

Dalam amar putusan nomor perkara 1/G/2021/PTUN dan TPI dengan nomor perkara 141/B/2021/PT.TUN.MDN, hasilnya menguatkan hasil keputusan dari PTUN Tanjungpinang.

"Sesuai dengan putusan PTTUN Medan dan yang dikuatkan PTUN Tanjungpinang, maka Gubernur Kepri seharusnya segera mengeluarkan SK UMK," kata Saiful saat ditemui di Sukajadi Batam, Senin (13/9).

Dengan putusan itu, Syaiful optimis besaran UMK akan berdampak positif bagi kalangan buruh di provinsi Kepri dan Kota Batam.

Sebagaimana diketahui, Pemerintah Kota (Pemko) Batam telah mengusulkan upah minimum kota (UMK) tahun 2021 naik 0,5 persen atau setara Rp 20.651 pada Gubenur Kepri.

Pengusulan nilai besaran itu pun tersebut mengundang reaksi sejumlah kalangan buruh.

Bahkan, menurut Syaiful Badri, rekomendasi usulan UMK naik 0,5 persen jauh dari harapan para buruh dan dianggap tidak sesuai dengan PP Nomor 78 Tahun 2015.

"Ini tidak hanya kemenangan buruh, tetapi kemenangan rakyat Batam dan Kepri.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved