Jumat, 24 April 2026

5 Gaya Hidup Modern Percepat Penuaan, Sibuk Main Gadget Salah Satunya!

Seseorang yang menua ditandai dengan beberapa perubahan pada tubuhnya. Akan muncul garis-garis halus atau keriput di kulit dan turunnya fungsi fisik

Freepik
GAYA HIDUP - 5 Gaya Hidup Modern Percepat Penuaan, Sibuk Main Gadget Salah Satunya! FOTO ILUSTRASI 

TRIBUNBATAM.id - Menjadi tua adalah hal pasti dan tak dapat dicegah oleh manusia.

Tak ada korelasi tua dengan kaya dan rajin olahraga, karena tua adalah proses yang akan dijalani manusia.

Seseorang yang menua ditandai dengan beberapa perubahan pada tubuhnya.

Akan muncul garis-garis halus atau keriput di kulit, turunnya fungsi fisik dan mental dan beberapa lainnya.

Tidak sedikit orang yang khawatir akan menua dan bagaimana ia akan menjalani hari-harinya.

Umumnya mereka waswas akan lebih sering sakit dan mengalami penurunan mental saat tua nanti.

Padahal penuaan tidak perlu ditakutkan, tetapi yang penting bagaimana hidup dan menerima usia saat tua.

Studi dalam jurnal Nature Human Behavior menyimpulkan, banyak lansia (lanjut usia) mengalami peningkatan kapasitas mental seiring penuaan.

Baca juga: 5 Efek Jahat Kurang Tidur Bagi Pria dan Wanita, Cepat Menua dan Menurunkan Gairah

Baca juga: 10 Makanan Percepat Penuaan, Usia 40 Tahun Batasi Mengonsumsinya!

Michael T. Ullman, PhD, profesor di Departemen Ilmu Saraf dan Direktur Laboratorium Otak dan Bahasa di Georgetown, Washington, AS menjelaskan, "Orang sering berasumsi bahwa perhatian dan fungsi eksekutif menurun seiring bertambahnya usia, meskipun ada petunjuk menarik dari beberapa studi kecil yang mengundang pertanyaan tentang asumsi tersebut." 

"Hasil ini luar biasa, dan memiliki konsekuensi penting tentang bagaimana kita seharusnya memandang penuaan," ujar Ullman.

Namun penelitian yang dilakukannya menunjukkan elemen penting tersebut meningkat selama penuaan.

Khususnya karena kita melatih keterampilan ini sepanjang hidup, tambah Ullman.

Dalam hal penuaan, terdapat beberapa kebiasaan buruk yang mampu mempercepat proses penuaan itu.

Demi menjaga kesehatan fisik dan mental di usia tua, tinggalkan kebiasaan-kebiasaan berikut ini:

Banyak menonton televisi

Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan tidaklah baik, termasuk terlalu banyak menonton televisi.

Satu penelitian dari American Heart Association menunjukkan, terlalu sering menonton televisi di usia paruh baya dapat meningkatkan risiko penurunan kognitif dan penurunan keterampilan berpikir di masa tua.

Studi itu juga memerlihatkan secara spesifik, terlalu sering menonton televisi terkait dengan rendahnya volume sel abu-abu di bagian otak.

Baca juga: Manfaat Air Kelapa Campur Madu untuk Kesehatan Bisa Cegah Penuaan Dini

Baca juga: 7 Makanan Sehat bagi Wanita di Atas 50 Tahun yang Efektif Menghambat Penuaan

Sel tersebut bertanggung jawab atas sejumlah proses saraf, seperti pengambilan keputusan.

"Temuan kami menunjukkan jumlah menonton televisi, sejenis perilaku menetap, terkait dengan penurunan kognitif dan penanda pencitraan kesehatan otak."

Begitu dikatakan Priya Palta, ahli saraf di New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center.

"Oleh karenanya, mengurangi perilaku tidak aktif seperti menonton televisi, bisa menjadi perubahan gaya hidup yang penting untuk mendukung kesehatan otak yang optimal."

Banyak berdiam diri

Terlalu banyak bersantai dapat membuat kita cepat tua, baik secara mental maupun fisik.

Banyak penelitian mengungkap manfaat olahraga dalam menjaga kesehatan otot dan tulang.

Di samping itu, aktif berolahraga membuat kita tampak lebih muda secara biologis.

Studi yang dimuat dalam JAMA and Archives Journals mengungkap, orang yang aktif berolahraga terlihat lebih muda secara biologis daripada orang lain yang malas di usia yang sama.

"Gaya hidup yang tidak banyak bergerak meningkatkan kecenderungan penyakit terkait penuaan dan kematian dini," demikian keterangan dalam studi tersebut.

"Tidak aktif bergerak dapat mengurangi harapan hidup bukan hanya dengan predisposisi penyakit terkait penuaan melainkan juga gaya hidup tidak aktif dapat memengaruhi proses penuaan."

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Senin Kamis, Memiliki Manfaat bagi Kesehatan, Cegah Penuaan DIni

Baca juga: Tak Perlu Suntik! Begini Cara Alami Tingkatkan Kolagen untuk Cegah Penuaan Dini

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings menemukan, latihan kardio yang teratur merupakan aset utama dalam menjaga kesehatan otak hingga usia tua.

Penulis studi melaporkan, latihan kardio terkait dengan peningkatan tingkat volume sel abu-abu.

"Temuan ini adalah teka-teki lain yang menunjukkan aktivitas fisik dan kebugaran fisik adalah pelindung terhadap penurunan kognitif terkait penuaan," ucap co-author studi, Dr Michael Joyner, ahli anestesi dan fisiologi di Mayo Clinic.

Jadwal tidur tidak teratur

Jadwal tidur yang tidak teratur dialami banyak orang, khususnya di era pandemi.

Namun, sebaiknya kita tetap berusaha memprioritaskan jadwal tidur yang baik untuk melawan efek penuaan.

Studi yang dirilis dalam jurnal Sleep menunjukkan, lansia dengan kebiasaan tidur lebih atau kurang dari enam hingga delapan jam mengalami tingkat percepatan penurunan kognitif.

Kecepatannya disebut setara dengan empat hingga tujuh tahun penuaan.

Sementara itu, studi lain yang dimuat dalam jurnal Clinical and Experimental Dermatology menemukan, kulit orang yang kurang tidur cenderung menua lebih cepat.

"Studi kami adalah studi pertama yang secara gamblang memerlihatkan kurang tidur berkorelasi dengan penurunan kesehatan kulit dan mempercepat penuaan kulit."

Begitu pemaparan Dr Elma Baron, Direktur Pusat Studi Kulit di UH Case Medical Center dan Associate Professor of Dermatology di Case Western Reserve University School of Medicine.

Baca juga: Niat dan Manfaat Puasa Senin Kamis Bagi Kesehatan, Dapat Menunda Penuaan Dini

Baca juga: Kenali Efek Buruk AC bagi Kulit Wajah Menurut Ahli, Bisa Bikin Kulit Kering hingga Penuaan Dini

"Wanita yang kurang tidur menunjukkan tanda-tanda penuaan kulit dini dan penurunan kemampuan kulit mereka untuk pulih setelah terpapar sinar matahari."

Buatlah jadwal tidur yang teratur agar kita tetap terlihat awet muda.

Sibuk menatap layar gadget

Sebuah studi menunjukkan, paparan cahaya biru (blue light) dari perangkat elektronik seperti komputer dan ponsel pintar dapat mempercepat proses penuaan.

Studi yang dimuat dalam jurnal Aging and Mechanisms of Disease ini menyimpulkan, cahaya biru bisa merusak sel-sel otak dan mata.

Alih-alih sibuk menatap layar perangkat elektronik, cobalah menyisihkan waktu dengan membaca buku atau menulis.

Berbagai studi menemukan, kebiasaan membaca akan memberikan manfaat bagi otak dan tubuh.

Misalnya, studi dari Radiological Society of America melaporkan, menulis dan membaca membantu menjaga integritas struktural otak kita.

"Membaca koran, menulis surat, pergi ke perpustakaan, menonton drama atau bermain catur adalah kegiatan sederhana yang berkontribusi pada otak yang lebih sehat," tutur co-author studi, Konstantinos Arfanakis, PhD.

Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Cell Reports mengungkap, membaca di luar ruang dapat meningkatkan fungsi penglihatan.

Baca juga: Sebabkan Penyakit Kronis hingga Penuaan, Apa Itu Stres Oksidatif? Pahami Cara Mencegahnya

Baca juga: Hindari Sejumlah Makanan Ini Untuk Menunda Penuaan Dini

Sulit mengelola stres

Penyebab rambut sering rontok bisa jadi karena kondisi stres berat yang sedang dialami.

Temukan cara untuk menghilangkan stres yang cocok agar kita terhindar dari efek negatif penuaan.

Studi yang dilakukan peneliti di Yale University, AS menemukan stres kronis menyebabkan jam biologis (ritme sirkadian) kita berdetak lebih cepat.

Riset tersebut baru saja diterbitkan dalam jurnal berjudul Translational Psychiatry.

Para peneliti berfokus pada perubahan tubuh epigenetik kimia terkait DNA, atau penanda penyakit yang berhubungan dengan bertambahnya usia seperti peningkatan resistensi insulin.

Peserta yang melaporkan tingkat stres yang lebih tinggi secara umum menunjukkan tanda-tanda penuaan yang terjadi lebih cepat.

Dikutip dari kompas.com, beberapa peserta memerlihatkan ketahanan terhadap dampak stres pada penuaan.

Kelompok peserta ini memeroleh skor yang baik dalam hal meregulasi emosi dan mengendalikan diri.

Artinya, mengatasi stresor (pemicu sters) dengan cara yang sehat merupakan hal terpenting untuk penuaan yang sehat.

"Hasil ini mendukung gagasan populer bahwa stres membuat kita menua lebih cepat," catat co-author studi Zachary Harvanek, ahli di Yale Department of Psychiatry.

"Tetapi studi ini juga menjelaskan cara yang menjanjikan untuk meminimalkan konsekuensi buruk dari stres melalui penguatan pengaturan emosi dan pengendalian diri."

Baca juga: Manfaat Rajin Minum Air Kunyit Hangat Sebelum Sarapan, Obati Diabetes hingga Cegah Penuaan

Baca juga: Bikin Awet Muda, Inilah Daftar Makanan Penghambat Penuaan, Apa Saja?

.

.

.

(*/ TRIBUNBATAM.id)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved