Kamis, 21 Mei 2026

KARIMUN TERKINI

Bank Indonesia Perwakilan Kepri Kunjungi Karimun, Panen Cabai Merah Perdana Metode Proliga

Bank Indonesia Kepri menjaga angka inflasi tetap terkendali. Salah satu caranya dengan menanen cabai merah di Kundur, Karimun.

Tayang:
TribunBatam.id/Rahma Tika
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau bersama Bupati Karimun kunjungi Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, gelar panen cabai merah perdana bersama pihak terkait dan para petani, Sabtu (15/1/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Cabai menjadi salah satu komoditas yang kerap dikeluhkan warga Kepri.

Bagaimana tidak, harganya kerap melambung secara terjadwal.

Sebut saja menjelang hari besar, termasuk saat akhir dan awal tahun.

Nah, Bank Indonesia Perwakilan Kepri punya cara jitu mengatasi mahalnya harga cabai yang dapat menjadi penyumbang inflasi di Kepri. 

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, mereka panen cabai merah untuk pertama kalinya di sana.

Bersama Bupati Karimun, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K Atmaja juga membuka sekolah lapang bagi sekitar 80 petani dari berbagai daerah di Karimun.

Baca juga: BI Kepri Dorong Pelaku Usaha Melakukan Transformasi Digital

Baca juga: Bank Indonesia Catat Kredit Korporasi Kepri Melambat, Kredit Rumah Tangga Naik

Pada panen perdana ini ada sekitar 18-20 ton hasil cabai merah yang dihasilkan oleh petani menggunakan metode produksi lipat ganda (proliga).

Teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) merupakan metode budidaya yang dikembangkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).

Untuk Provinsi Kepri, metode ini mulai diterapkan pada kelompok tani cabai merah binaan Bank Indonesia di Setokok, Batam.

Hasilnya, produktivitas meningkat dari sekitar 10 ton per hektar menjadi 20 ton per hektare.

Produksi lokal yang terbatas menjadi salah satu penyebabnya mengingat wilayah Kepri sendiri didominasi oleh lautan dan kondisi tanah di banyak daerahnya kurang mendukung pertanian.

“Kami coba untuk pengembangan cabai dengan teknik proliga, dan kita bekerjasama dengan BPTP Kepri serta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian” ucap Kepala BI Kepri, Musni, Sabtu (15/1/2022).

Demi menjaga inflasi agar tetap rendah terkendali, Bank Indonesia Kepri bersama Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota terus bersinergi dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

Baca juga: Peran Bank Indonesia Termasuk Cara BI Kepri Permudah Akses Informasi

Baca juga: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri Optimis Perekonomian Domestik Akan Membaik

Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan produksi pangan lokal.

“Dengan adanya sekolah lapang, harapan kita akan bertambah lagi petani yang dapat menerapkan teknologi Proliga, sehingga nantinya pasokan cabai merah dapat meningkat dan tersedia secara konsisten. Kelompok tani juga telah berkomitmen untuk melakukan replikasi di lahan sekitar 25 hektare,” sebutnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved