Breaking News:

KARIMUN TERKINI

Bank Indonesia Perwakilan Kepri Kunjungi Karimun, Panen Cabai Merah Perdana Metode Proliga

Bank Indonesia Kepri menjaga angka inflasi tetap terkendali. Salah satu caranya dengan menanen cabai merah di Kundur, Karimun.

Penulis: Rahma Tika | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Rahma Tika
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau bersama Bupati Karimun kunjungi Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, gelar panen cabai merah perdana bersama pihak terkait dan para petani, Sabtu (15/1/2022). 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Cabai menjadi salah satu komoditas yang kerap dikeluhkan warga Kepri.

Bagaimana tidak, harganya kerap melambung secara terjadwal.

Sebut saja menjelang hari besar, termasuk saat akhir dan awal tahun.

Nah, Bank Indonesia Perwakilan Kepri punya cara jitu mengatasi mahalnya harga cabai yang dapat menjadi penyumbang inflasi di Kepri. 

Dalam kunjungannya ke Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, mereka panen cabai merah untuk pertama kalinya di sana.

Bersama Bupati Karimun, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Musni Hardi K Atmaja juga membuka sekolah lapang bagi sekitar 80 petani dari berbagai daerah di Karimun.

Baca juga: BI Kepri Dorong Pelaku Usaha Melakukan Transformasi Digital

Baca juga: Bank Indonesia Catat Kredit Korporasi Kepri Melambat, Kredit Rumah Tangga Naik

Pada panen perdana ini ada sekitar 18-20 ton hasil cabai merah yang dihasilkan oleh petani menggunakan metode produksi lipat ganda (proliga).

Teknologi Proliga (Produksi Lipat Ganda) merupakan metode budidaya yang dikembangkan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).

Untuk Provinsi Kepri, metode ini mulai diterapkan pada kelompok tani cabai merah binaan Bank Indonesia di Setokok, Batam.

Hasilnya, produktivitas meningkat dari sekitar 10 ton per hektar menjadi 20 ton per hektare.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved