Breaking News:

KORUPSI DI BINTAN

Majelis Hakim Vonis Apri Sujadi 5 Tahun Penjara, Terjerat Korupsi Masih Punya Hak Politik

Majelis hakim PN Tanjungpinang memvonis Apri Sujadi 5 tahun penjara terkait kasus korupsi yang menjeratnya.

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Endra Kaputra
Potret sidang Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang dengan agenda vonis Bupati Bintan Non Aktif Apri Sujadi di PN Tanjungpinang, Kamis (21/4/2022). 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menjatuhkan hukuman 5 tahun penjara kepada Bupati Bintan Non Aktif Apri Sujadi.

Selain hukuman tersebut, Apri Sujadi juga dikenakan hukuman denda Rp 200 juta.

Vonis yang disampaikan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Riska Widiana, Kamis (21/4/2022) ini lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU).

Jaksa penuntut umum dari KPK sebelumnya menuntut Apri Sujadi 4 tahun dan denda Rp 250 juta, subsider dengan hukuman 6 bulan penjara.

Selain itu, terdakwa juga dituntut pidana tambahan berupa wajib membayar UP senilai Rp 2,6 Miliar.

Serta mencabut hak politik terdakwa Apri Sujadi selama 3 tahun, usai menyelesaikan hukumannya.

Baca juga: Kades dan Sekdes Tersangka, Kasus Korupsi Dana Desa Anambas segera Dilimpahkan ke PN

Baca juga: Tersangka Kasus Korupsi Dispora Kepri Dijemput, Polda Mulai Bidik Beberapa Dinas di Pemprov 

Dalam amar sidangnya, Riska Widiana menegaskan bahwa terdakwa terbukti melakukan tindak pidana korupsi pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 hingga 2018 senilai Rp 207 Miliar.

Menurut majelis hakim, terdakwa Apri Sujadi terbukti meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana dakwaan kedua Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Menjatuhkan hukuman penjara selama 5 tahun kurungan dan denda Rp 200 juta. Jika tidak dibayar, maka akan digantikan atau subsider 4 bulan penjara," tegas Riska.

Baca juga: BREAKING NEWS - SP, Tersangka Kasus Korupsi Dispora Kepri Tiba di Mapolda dan Langsung Masuk Tahanan

Baca juga: Menunggu Kejari Bintan Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Pengadaan Lahan TPA Tanjunguban 2018

Selain itu, terdakwa Apri Sujadi juga diwajibkan untuk membayar Uang Pengganti (UP) hasil korupsi KPBPB wilayah Kabupaten Bintan, senilai Rp 2. 650.000.000.

"Serta menolak penjatuhan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik yang diajukan penuntut umum," sebutnya.

Mendengar putusan ini, Kartika Citra Nanda selaku Tim Penasehat Hukum Apri Sujadi merasa kecewa dengan hukuman yang diberikan oleh majelis hakim.

"Pastinya kecewa, karena pak Apri sudah kooperatif dan mengakui perbuatannya. Kami akan pikir-pikir dulu banding atau tidak," ungkapnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved