KESEHATAN
5 Teh Herbal untuk Mengatasi Rasa Cemas dan Depresi
Gangguan kecemasan bisa kamu atasi dengan meminum teh herbal. Selama berabad-abad, teh herbal menjadi pilihan banyak orang untuk menyehatkan diri
TRIBUNBATAM.id - Banyak cara dilakukan oleh penderita gangguan kecemasan untuk menenangkan diri, seperti latihan pernapasan, tidur yang cukup, serta membatasi konsumsi alkohol.
Namun, gangguan kecemasan juga bisa kamu atasi dengan meminum teh herbal.
Selama berabad-abad, teh herbal menjadi pilihan banyak orang untuk menyehatkan diri, sekaligus menyenangkan hati.
Mulai dari meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga menenangkan pikiran dari stres yang timbul sepanjang hari.
Jadi, ketika kamu memilih teh herbal untuk tenangkan rasa cemas, kamu memilih cara yang tepat.
Dikutip dari Healthline, manfat teh herbal untuk depresi dan kecemasan telah dibuktikan di beberapa studi.
Misalnya saja, sebuah meta analisis yang dilakukan oleh tim peneliti dari Huazhong University of Science and Technology, Wuhan, China pada 2015, yang menemukan bahwa ada korelasi antara konsumsi teh dan menurunnya risiko depresi.
Adapun manfaat meminum teh herbal yakni;
Baca juga: Resep Minuman Herbal dari Ahli Gizi untuk Perut Bebas Buncit, Berat Badan Turun
Baca juga: 5 Rekomendasi Obat Herbal untuk Atasi Flu, Tak Perlu Minum Obat Dokter
- Menurunkan stres dan kecemasan
- Mengurangi gejala insomnia
- Memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan
- Meningkatkan suasana hati dan membantu relaksasi
Karena itulah, meminum teh herbal diyakini dapat membantu meringankan gejala depresi ringan.
Teh herbal untuk mengatasi depresi
Untuk mengetahui apa saja teh herbal yang dapat digunakan untuk mengurangi gejala depresi, berikut daftarnya.
1. Teh Chamomile
Chamomile umumnya digunakan sebagai obat herbal untuk atasi kecemasan dan gangguan tidur.
Teh satu ini dikenal karena aromanya yang menenangkan, membuatnya menjadi salah satu teh terpopuler di pasaran.
Sebuah studi yang diterbitkan di PubMed Central pada 2016 pun menyebutkan, bahwa pasien penderita generalized anxiety disorder (GAD) menunjukkan penurunan gejala setelah diberikan teh chamomile.
Tentu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait hal ini.
Namun, studi ini sudah bisa membuktikan adanya korelasi antara chamomile dan berkurangnya stres.
Baca juga: 5 Obat Herbal untuk Mengatasi Kaki Bengkak, Jangan Langsung ke Dokter!
Baca juga: 6 Ramuan Teh Herbal untuk Penderita Diabetes, Ada Teh Ginseng hingga Lemon
2. Teh Lemon Balm
Dengan rasa jeruk citrus segar dan sedikit lemon, teh lemon adalah minuman yang biasa digunakan untuk mengatasi masalah sulit tidur, kecemasan dan depresi.
Herba beraroma lemon ini pun sebenarnya berasal dari keluarga yang sama dengan mint dan awalnya tumbuh di Eropa, Afrika Utara, dan Asia Barat, meski kini bisa tumbuh di berbagai penjuru dunia.
Selain manfaat di atas, lemon balm biasanya digunakan untuk memperbaiki mood dan meningkatkan fungsi kognitif karena memberi efek menenangkan dan cocok diminum sebelum tidur.
3. Teh Lavender
Bunga lavender menjadi salah satu jenis flora yang terkenal dengan kandungannya yang mampu menenangkan.
Selain digunakan sebagai minyak esensial untuk meredakan kecemasan dan stres, kamu bisa memanfaatkan bunga lavender sebagai bahan teh herbal.
Cukup seduh dua sendok makan bunga lavender, lalu minum satu jam sebelum tidur untuk meningkatkan kualitas tidur yang lebih nyenyak.
Selain membuat tidur lebih nyenyak, teh lavender juga bisa meningkatkan energi ketika bangun di pagi hari.
Baca juga: 7 Jenis Tanaman Herbal yang Pas Ditanam di Dalam Ruangan, Jadi Obat dan Bumbu Dapur
Baca juga: Dokter Ungkap Bahaya Jika Obat Herbal Diberi Campuran Zat Kimia
4. Teh Peppermint
Teh dari daun peppermint ini dikenal akan ragam khasiatnya, termasuk memperbaik mood melalui aroma dan rasanya yang unik.
Tanaman herbal satu ini banyak digunakan para praktisi obat-obatan tradisional untuk merelaksasi pikiran dan hati.
Aromanya bisa mengurangi rasa frustasi, cemas, dan kelelahan.
5. Teh Hijau
Teh hijau kaya akan kafein dan L-theanine, asam amino yang dapat mengurangi kecemasan.
Sebuah studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Tohoku University Graduate School of Biomedical Engineering Jepang menemukan bahwa para partisipan yang berusia 70 tahun ke atas mengalami gejala depresi menurun seiring dengan meningkatnya konsumsi teh hijau.
Lalu, sebuah studi pada hewan yang dilakukan pada 2013 juga menemukan bahwa konsumsi teh hijau dapat meningkatkan dopamin dan serotonin, yang dapat mengurangi gejala depresi.
Baca juga: Tips dan Cara Menanam Tanaman Herbal dalam Pot yang Praktis dan Subur
Baca juga: 5 Rekomendasi Herbal yang Dapat Meningkatkan Energi dan Fokus, Menurut Studi
.
.
.
(TRIBUNBATAM.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/teh-peppermint-minuman-herbal-berat-badan-perut-buncit-teh-herbal.jpg)