HUMAN INTEREST
KISAH Dua Mahasiswa Sudan Asal Batam, Ngaku Ngeri Saksikan Perang di Depan Mata
Dua mahasiswa asal Batam yang sedang kuliah di Sudan menceritakan pengalaman buruknya terjebak dalam konflik bersenjata di Sudan.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perjuangan menempuh pendidikan tak selamanya nikmat, apalagi tinggal dan menetap di negara asing yang berkonflik.
Hal itulah yang dirasakan dua mahasiswa asal Batam yakni Fikri dan Abdurahman Tsani.
Dua kakak beradik itu merupakan warga Batu Ampar Batam Kepri dan sedang mengenyam pendidikan di Sudan.
Kini, impian untuk menyelesaikan studinya kandas karena mereka harus dipulangkan secara senyap, dievakuasi ke tanah air, Indonesia.
Langkah itu ditempuh untuk menyelamatkan kehidupan mereka dari memanasnya konflik di negara timur tengah, Sudan.
Kepada TRIBUNBATAM.id, Kamis (11/5/2023) sore, kedua mahasiswa Sudan ini mengaku telah merasa lega tiba di tanah air.
Bukan tanpa alasan, keduanya telah berhasil keluar dari negara yang dilanda perang.
Baca juga: Tangkap Ikan Pakai Jaring Pukat, Lima Nelayan Tanjungpinang Ditangkap Nelayan Batam
“Tentu senang iya. Sudah bisa pulang, bertemu keluarga, ayah dan ibu. Pastinya bisa keluar dari negara Sudan yang lagi kondisi perang,” ujar Abdurahman.
Meski Abdurahman telah merasa lega bisa pulang ke Batam, namun ia masih dihantui bayang-bayang suasana perang yang terjadi di Sudan.
“Saya sudah semester 7, sedang menyusun skripsi. Saya nggak tahu gimana jadi ya kelanjutan studi saya. Semoga ada solusi lah, amin,” ucap Abdurahman.
Abdul mengaku mencemaskan keberlangsungan studinya.
Apalagi ia tinggal selangkah lagi untuk mendapatkan gelar sarjananya.
Namun, itu semua tidak terlepas dari keselamatan Abdul bersama ribuan mahasiswa lainnya yang menempuh pendidikan di Sudan.
Menempuh pendidikan di Sudan, banyak pengalaman dan pembelajaran yang didapatkan Abdul.
Apalagi saat perang melanda kota yang ia tinggali.
Kisah Didik Setiawan, Seniman di Natuna Ubah Kayu Lokal Jadi Karya Bernilai Tinggi |
![]() |
---|
Jemaah Haji Batam Meninggal di Tanah Suci, Yusman Johar Sosok Guru Berdedikasi Tinggi |
![]() |
---|
Nek Mesiyem Menangis Haru, Rumahnya di Teluk Mata Ikan Dapat Bantuan dari Pemko Batam |
![]() |
---|
Kisah Hidup Pemulung di TPA Punggur Batam, Bertaruh Nyawa Mengais Rupiah dari Timbunan Sampah |
![]() |
---|
Cerita Hasan Husin, Jemaah Haji Tertua Asal Lingga Kepri Berangkat ke Tanah Suci |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.