Rabu, 15 April 2026

MATA LOKAL CORNER

Dua Paslon Pilkada Batam 2024 Berlatar Belakang Melayu dan Tantangan Kebudayaan

Dosen STISIPOL Tanjungpinang mengungkap tantangan kebudayaan bagi 2 paslon Pilkada Batam 2024 berlatar belakang Melayu.

Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id
Dosen STISIPOL Raja Haji Tanjungpinang, Rendra Setyadiharja dalam program Mata Lokal Corner (MLC) Tribun Batam, Kamis (12/9/2024). 

Menyinggung sepanjang perjalanan pembangunan Batam, upaya untuk mengaktualisasikan kebudayaan Melayu dalam program dan kegiatan telah dilakukan. 

"Batam sudah mulai mencoba mengangkat dirinya atau melabel kan dirinya sebagai kebudayaan Melayu. Nah ini artinya apa sudah ada dilihat tapi kalau mau dikatakan maksimal ya belum. Itu tadi persoalannya mungkin bukan tidak mau, tapi persoalan prioritas enggak sih," kata dia.

Rendra menilai bahwa Batam belum sepenuhnya mengintegrasikan kebudayaan ke dalam kebijakan dan prioritasnya.

Namun lebih kepada aspek pengembangan bisnis dan industri.

"Kita berada di daerah perbatasan, terutama karena Batam adalah kota industri. Sehingga penting untuk mengkonkretkan kebudayaan di dalam anggaran dan visi misi, serta rencana pembangunan daerah dan pokok-pokok pikiran daerah," ungkapnya.

Baca juga: Bangsa Melayu di Pilkada Batam 2024 serta Tantangan Masyarakat Heterogen

Ia mengatakan jika ini merupakan tugas penting bagi kedua kandidat dalam Pilkada Batam 2024 nanti.

Guna memastikan bahwa kebudayaan Melayu tidak hanya menjadi simbol.

Tetapi juga bagian dari perencanaan dan pengembangan Batam. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Baca juga Berita TribunBatam.id lainnya di Google News

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved