POLEMIK BALOI KOLAM BATAM

Polemik Lahan Baloi Kolam Batam, Sedikitnya 130 Warga Terima Sagu Hati Perusahaan

Antonius Tampubolon mengungkap sedikitnya 130 warga Baloi Kolam telah menerima sagu hati dari perusahaan penerima alokasi lahan di sana.

|
TribunBatam.id/Ucik Suwaibah
BALOI KOLAM BATAM - Warga Baloi Kolam, Kota Batam, Kepri menemui polisi yang mengantarkan surat pemanggilan sebagai saksi, Selasa (22/4/2025). Sedikitnya 130 warga di sana telah menerima sagu hati dari perusahaan penerima alokasi lahan. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Polemik lahan di Baloi Kolam Batam antara warga dengan perwakilan perusahaan masih terus bergulir.

Sejumlah warga Baloi Kolam diketahui telah menerima sagu hati dari perwakilan perusahaan.

Sementara sejumlah warga Baloi Kolam lainnya memilih bertahan di lokasi itu.

Hal tersebut menimbulkan masalah lain sesama warga, karena warga yang belum menerima merasa warga yang menerima tidak kompak.

Kuasa hukum warga Baloi Kolam yang menerima sagu hati, Antonius Tampubolon mengungkap jika sedikitnya 130 warga sudah menerima sagu hati yang ditawarkan pihak perusahaan.

Baca juga: Baloi Kolam Ricuh Ketika Polisi Datang Antar Surat Pemanggilan Warga Sebagai Saksi

Jumlah sagu hati yang ditawarkan perusahaan sebesar Rp 35 juta.

Selama ini, perusahaan menurutnya sudah melakukan langkah-langkah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Bahkan dalam pelaksanaan di lapangan semuanya dilakukan secara terbuka dan tidak ada yang ditutupi. 

"Perusahaan sudah melakukan pendekatan melalui pertemuan dan rapat bersama warga sejak tahun 2016 lalu," ungkap Antonius Tampubolon, Rabu (23/4/2025).

Dari setiap pertemuan, dilakukan notulen rapat untuk mencari kesepakatan antara warga dan perusahaan.

Baca juga: Warga Baloi Kolam Batam Protes Cara Polisi Antar Surat Panggilan, Dinilai Berlebihan

Sementara dari hasil keputusan tersebut pihak perusahaan membuka pendaftaran untuk menerima ganti rugi.

"Untuk warga yang sudah mendaftar dan sudah menerima uang sagu hati, hingga saat ini sudah ada sebanyak 130. Ini data terakhir pada Selasa (22/4/2025). Untuk data terbaru saya belum lihat," bebernya.

Antonius juga mengatakan pendaftaran dan pencarian sagu hati dilaksanakan secara terbuka, serta diterima langsung oleh yang berhak.

Jika dibandingkan warga Baloi Kolam yang sudah mendaftar dan menerima memang jumlahnya masih jauh.

Ia mengatakan jika terdapat kurang lebih 600 Kepala Keluarga di Baloi Kolam.

Baca juga: Warga Baloi Kolam Tolak Kedatangan Polisi Bawa Surat Panggilan: Orangnya Tak di Rumah

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved