Sempat Tutup Jalur Kapal dari Kepri, Dumai dan Bengkalis Buka Lagi, Gubernur Jamin Pemulangan TKI

Saat berkomunikasi dengan Kemendagri, ia mengaku pemerintah pusat sudah meminta Pemprov Riau membuka kembali jalur laut dari Kepri

Sempat Tutup Jalur Kapal dari Kepri, Dumai dan Bengkalis Buka Lagi, Gubernur Jamin Pemulangan TKI
ist
Plt Gubernur Kepri Isdianto memimpin rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah pemangku kebijakan di Graha Kepri, Batam, Kamis (26/03/2020). Rapat membahas berbagai persoalan, di antaranya kedatangan TKI dari Malaysia dan Singapura, serta penanganan wabah Covid-19. 

TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) memastikan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang dikembalikan dari Malaysia, langsung dipulangkan ke daerah asal.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto mengatakan, ia tak ingin terjadi penumpukan massa dalam jumlah besar di Kepri, menyusul kesibukan daerah menghadapi pandemik Covid-19.

“Hari ini sudah ada yang dipulangkan. Saya pun sudah berkoordinasi dengan Kemendagri dan Konsulat Jendral RI di Johor Baru (Malaysia). Semua kendala pemulangan mulai teratasi,” kata Isdianto saat memimpin rapat terbatas (ratas) di Graha Kepri, Batam, Kamis (26/03/2020).

Cegah Penyebaran Virus Corona, TKI Lewat Tanjungpinang Wajib Dikarantina 14 Hari

Pemerintah Indonesia Akan Karantina 81 TKI yang Dideportasi dari Malaysia

5 TKI asal Malaysia di Karimun Masuk ODP Corona, Bersuhu Lebih dari 38 Celcius

Saat berkomunikasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), ia mengaku pemerintah pusat sudah meminta Pemprov Riau membuka kembali jalur laut dari Kepri.

Dengan dibukanya kembali pelabuhan Dumai dan Bengkalis, Isdianto memastikan pemulangan para TKI yang menumpuk di Kepri secepatnya dilakukan.

Sebelumnya Riau menutup seluruh pelabuhan untuk kapal yang datang dari Kepri.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Aparat Gabungan Semprot Disinfektan di Sejumlah Lokasi Tanjungpinang

Karena itu, para TKI yang berasal dari Riau belum bisa dikembalikan ke daerah asalnya.

“Kami akan cocokkan kedatangan TKI luar negeri dan kepulangan langsung ke daerah asal,” kata Isdianto.

Isdianto menambahkan sehubungan dengan kepulangan TKI di pelabuhan internasional seluruh wilayah Kepri, bupati dan wali kota diminta berkoordinasi dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Custom Immigration Quarantine Port (CIQP).

Data Terbaru Corona di Kepri:1004 ODP, 69 PDP, Cek Jumlah Positif Covid-19 di Batam

Hazmat Untuk Tim Medis Kepri Terbatas, Plt Gubernur : Dana Ada, Kita Lagi Cari

Selain Salat Jumat, MUI Kepri Minta Salat Wajib Tak Digelar Berjemaah di Masjid Sementara Waktu

Koordinasi untuk mengatur jadwal tiba kapal dari Malaysia dan jadwal keberangkatan kapal ke provinsi lain, untuk menghindari penumpukkan TKI di Kepri.

“Prosedur penerimaan TKI tetap mengacu pada protokol Covid-19, yang telah ditetapkan pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri TS Arif Fadillah menjelaskan, Kepri merupakan pintu masuk untuk kepulangan TKI asal Malaysia dan Singapura.

Belajar di Rumah Karena Corona, Siswa SMA di Batam Mengeluh Banyak Tugas hingga Tak Masuk ke Otak

Para TKI tersebut harus diterima, karena bagian dari WNI, dan selanjutnya dikembalikan ke daerah asal masing-masing.

“Protokol kesehatan harus dilakukan, karena TKI berasal dari negara luar yang harus kita jaga dan kita laksanakan untuk memutus rantai Covid-19,” kata Arif.(*)

Penulis: Irfan Azmi Silalahi
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved