Breaking News:

UMK BATAM 2022

Apindo Apreasiasi Pemerintah yang Menetapkan UMK Batam 2022 Senilai Rp 4.186.359

Apindo Batam mengapresiasi sikap pemerintah yang menetapkan UMK 2022 berdasarkan koridor hukum dengan menetapkan UMK Batam senilai Rp 4.186.359.

tribunbatam.id/dewi haryati
Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid mengapresiasi sikap pemerintah yang telah menetapkan UMK tahun 2022 berdasarkan koridor hukum yang berlaku yakni dengan menetapkan UMK Batam 2022 senilai Rp 4.186.359. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Apindo Batam mengapresiasi sikap pemerintah yang telah menetapkan UMK tahun 2022 berdasarkan koridor hukum yang berlaku yakni dengan menetapkan UMK Batam 2022 senilai Rp 4.186.359. 

"Karena bukan hanya masalah besaran nilai UMKnya saja yang menjadi pertimbangan investor, tapi juga unsur kepastian hukumnya. Ketika aparat pemerintahan berpegang pada hukum yang berlaku maka investor akan melihat terjadinya kepastian hukum sehingga mereka akan lebih nyaman dan yakin menanamkan investasinya dan menambahnya dari waktu ke waktu," Rafki Rasyid selaku Ketua APINDO Batam

Meski sempat terjadi penolakan hingga memunculkan aksi demonstrasi dari pihak buruh, pihaknya berharap agar seluruh pihak dapat menerima keputusan pemerintah pusat dan pemerintah daerah perihal UMK Batam tahun 2022 ini. 

"Karena selain faktor kesejahteraan pekerja dan kemampuan pengusaha yang dipertimbangkan, dalam formulasi UMK tahun 2022 ini juga mempertimbangkan tingginya tingkat pengangguran. Di Batam kita tahu tingkat pengangguran sudah berada di atas 11 persen semenjak terjadinya Covid-19. Dengan upah yang naik relatif tidak begitu tinggi tentunya kita berharap pihak perusahaan akan menambah tenaga kerja yang direkrut dan juga meminimalisir terjadinya pengurangan karyawan. Dengan begitu mudah-mudahan pengangguran tahun 2022 bisa ditekan kembali di bawah 10 persen," tutur Rafki.

Baca juga: BURUH Batam Ancam Demo Besar-Besar Pekan Depan, Minta Gubernur Batalkan Penetapan UMK

Baca juga: Gubernur dan Walikota Bisa Pakai Diskresi Naikkan UMK Sesuai Tuntutan Buruh, Tapi Ini Risikonya

Bersama penetapan UMK tahun 2022 ini Apindo menghimbau perusahaan untuk senantiasa mematuhi aturan tersebut dan menyiapkan diri untuk segera menyusun struktur dan skala upah.

"Ini adalah kewajiban bagi setiap perusahaan untuk memberikan gambaran bagi para karyawan yang sudah bekerja lebih dari setahun dan juga untuk menjamin pekerjaan yan beresio tinggi," ujarnya.

Setelah UMK Tahun 2022 ini ditetapkan, APINDO Batam mengajak seluruh pihak terutama para buruh untuk kembali beraktivitas normal seperti sedia kala agar iklim investasi tetap kondusif di Batam

"Mari kita bangun Batam dengan menjalankan peran masing-masing sesuai dengan bidang yang digeluti. Kita berharap Batam akan semakin maju dengan penghidupan pekerja dan buruh yang semakin sejahtera dan investasi yang terus berkembang," katanya.

Buruh Ancam Demo Besar-besaran

Penetapan Upah Minimum Kota (UMK) Batam oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) sebesar Rp 4.186.359, naik Rp 35.429 (0,85 persen) atau sesuai rekomendasi Pemko Batam mendapat penolakan dari kalangan buruh (pekerja). 

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved