Breaking News:

BERITA KRIMINAL

Imigrasi Deportasi Warga Malaysia dan China Setelah Terbukti Bukan Spionase

Seorang warga China dan dua warga negeri jiran Malaysia yang sebelumnya diduga menjadi spionase kini dideportasi oleh petugas imigrasi Indonesia.

TribunBatam.id/Kompas.com/Ahmad Dzulviqor
Imigrasi Nunukan mengungkap kasus dua warga negeri jiran Malaysia dan seorang warga China yang diduga menjadi spionase asing. Mereka diamankan Satgas Marinir XVIII Ambalat di Pulau Sebatik akibat memotret sejumlah obyek vital militer pada Rabu (20/7/2022). Imigrasi mendeportasi ketiganya setelah sebelumnya diduga menjadi spionase. 

NUNUKAN, TRIBUNBATAM.id - Masih ingat dengan warga China dan dua warga negeri jiran Malaysia yang berurusan dengan TNI karena memfoto sejumlah obyek vital?

Warga China dan Malaysia itu kembali menjadi sorotan.

Tepatnya setelah Kantor Imigrasi Nunukan, Kalimantan Utara mendeportasi satu WN China, Ji Dong Bai (45) dan dua orang asal Malaysia Ho Jin Kiat (40) dan Leo Bin Simon (39) pada Sabtu (13/8/2022).

Satgas Marinir Ambalat XVIII di perbatasan Indonesia dan Malaysia sebelumnya menangkap mereka ketika berad di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara pada Rabu (20/7/2022).

Leo Bin Simon merupakan warga Jalan Batu 2 Apas 91000 Tawau, Sabah, Malaysia. Ho Jin Kiat warga 26 Reservior Garden PH 1 38300 Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.

Serta Ji Dong Bai (45), warga Provinsi Shanxi, Tiongkok.

Baca juga: Perang Spionase China - Taiwan Sejak 1949, Eks Intelijen Militer Taipei Dalang Mata-mata Beijing

Satgas Marinir menemukan sejumlah foto obyek vital dalam pemeriksaan yang dilakukan.

Ketiga WNA berangkat secara resmi dari Malaysia menggunakan kapal Kaltara Express, dan turun di pelabuhan Tunon Taka Nunukan, pada Selasa (19/7/2022).

Mereka dipandu seorang WNI bernama YF. Dan Sempat menginap di sebuah hotel di Nunukan.

Keesokan harinya, mereka lalu menyeberang ke Pulau Sebatik dengan alasan untuk survei rencana pembangunan jembatan penghubung Sebatik-Indonesia ke Tawau-Malaysia.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved