UMK BATAM 2025
Beda Usulan UMK Batam 2025 Antara Serikat Pekerja dan Pengusaha
Kadisnaker Batam, Rudi Sakyakirti merespons perbedaan usulan UMK Batam 2025 berikut formula penghitungan antara pekerja dan pengusaha.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id,BATAM - Buruh dan pengusaha mengusulkan upah minimum Kota atau UMK Batam 2025 dengan besaran serta formula yang berbeda.
Dewan Pengupahan Kota Batam kembali menggelar rapat membahas usulan UMK Batam 2025.
Hasil rapat ini akan ditinjau ulang sebelum diajukan kepada Wali Kota untuk mendapat restu, lalu disahkan oleh Gubernur Kepulauan Riau.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam, Rudi Sakyakirti, mengatakan setiap unsur dalam dewan pengupahan menyampaikan angka usulan UMK Batam 2025 berdasarkan perhitungan masing-masing.
“Sah-sah saja. Tapi keputusan finalnya nanti pada 15 Desember 2024,” ujar Rudi, Senin (10/12).
Baca juga: Rekomendasi UMK Batam 2025 Naik 6,5 Persen, Usulan Pekerja dan Pengusaha Beda Jauh
Serikat pekerja yang tergabung dalam Dewan Pengupahan mengusulkan kenaikan UMK yang mengacu pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023 dan Permenaker Nomor 16 Tahun 2024. Berdasarkan rumusan mereka.
Ketua FSPMI Batam, Yafet Ramon meminta Gubernur Kepulauan Riau untuk segera melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Nomor 85K/TUN/2022.
Putusan ini mengatur pembayaran kekurangan upah minimum Batam sebesar Rp114.409.
“Ini penting untuk mencegah potensi gugatan hukum,” kata Yafet.
Ia juga mendesak pembahasan Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) dilaksanakan sesuai Permenaker Nomor 16 Tahun 2024 pada Rabu, 11 Desember 2024.
Baca juga: Buruh Minta UMK Batam 2025 Naik 30 Persen, Disnaker: Itukan Usulan, Sah-sah Saja
“Kami ingin memastikan upah yang berkeadilan di Batam,” ujarnya.
Adapun formula penghitungan UMK Batam 2025 sebagai berikut:
– UMK 2025 = UMK 2024 + Nilai Kenaikan
– UMK 2025 = Rp4.685.050 + 37,29 persen
– UMK 2025 = Rp4.685.050 + Rp1.747.411
– UMK 2025 = Rp6.432.461
Namun, Serikat Pekerja FSP LEM SPSI menawarkan rumusan alternatif:
| UMK Batam 2025 Naik 6,5 Persen Resmi Diterapkan, Kadisnaker Rudi Sakyakirti: Harus Dipatuhi Ya |
|
|---|
| Buruh Batam Legowo UMK 2025 Naik 6,5 Persen, Fokus Kawal Upah Minimum Sektoral |
|
|---|
| Penetapan UMK dan UMSK Batam 2025 oleh Gubernur Kepri Paling Lambat 18 Desember 2024 |
|
|---|
| Apindo Kepri Sebut UMK Naik 6,5 Persen sudah Sangat Berat Bagi Pengusaha, Jangan Naik Lagi |
|
|---|
| Batam Punya 3 Usulan UMK 2025, Penetapan Upah Minimun Tunggu Keputusan Gubernur Kepri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Buruh-Batam.jpg)