AKBP Fajar Ditangkap Propam Mabes

Muslihat Licik Wanita Inisial F Sediakan Bocah untuk Dicabuli AKBP Fajar, Orang Tua Korban Tertipu

Trik licik wanita berinisial F yang menyediakan anak di bawah umur untuk dicabuli oleh mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma. 

Editor: Khistian Tauqid
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
KASUS ASUSILA - Eks Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Lukman Sumaatmaja ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila dan narkoba. Pada pekan depan Senin (17/3/2025), terduga pelanggar bakal menjalani sidang etik. Berikut ini trik licik wanita berinisial F yang menyediakan anak di bawah umur untuk dicabuli oleh mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma. 

TRIBUNBATAM.id - Berikut ini trik licik wanita berinisial F yang menyediakan anak di bawah umur untuk dicabuli oleh mantan Kapolres Ngada, AKBP Fajar Widyadharma. 

Seperti diketahui, AKBP Fajar menggunakan wanita F sebagai perantara sekaligus penyedia anak di bawah umur di suatu hotel yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT).

AKBP Fajar memberikan imbalan pada wanita F sebesar Rp 3 juta setiap kali membawa anak-anak.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) NTT, Veronika Ata, mengungkapkan pengakuan orang tua korban yang mengenal sosok F.

Orang tua korban merasa marah dan terpukul dengan perlakuan F pada anaknya yang malah dijadikan alat untuk AKBP Fajar melakukan kejahatan seksual.

Oleh karena itu, orang tua korban meminta pihak kepolisian untuk menghukum wanita F seberat-beratnya karena melakukan kejahatan perdagangan manusia.

"Ibunya sendiri sangat mengecam atas situasi ini, apalagi anaknya masih sangat kecil dan yang menjadi perantara itu juga adalah orang yang dikenal sangat baik, bahkan tinggal di situ,"  kata Veronika Ata, Minggu (16/3/2025) dikutip dari tayangan YouTube KompasTV.  

Tak berhenti di situ saja, Veronika juga mengungkap cara licik wanita F membawakan korban-korbannya pada AKBP Fajar.

Awalnya F meminta izin langsung kepada orang tua korban untuk mengajak korban. 

"Kalau menurut keluarga korban, awalnya terjadi seperti apa itu tidak tahu sama sekali karena ketahuan ketika mereka didatangi oleh teman-teman dari Polda NTT untuk menginformasikan."

"Dan menurut mamanya setelah kejadian itu baru dia tahu bahwa selama ini si F yang jadi perantara, dia datang ke rumahnya dan kemudian setelah datang dia minta izin secara baik dengan mama dan bapaknya si anak itu," jelas Veronika. 

Alih-alih diajak bermain, korban justru diajak untuk bertemu AKBP Fajar. 

"Mau jalan-jalan, mau pergi untuk bermain, nah di luar dugaan sama sekali bahwa ternyata dia mengajak untuk pergi untuk makan dan bertemu si pelaku," kata Veronika. 

Baca juga: Motif AKBP Fajar Cabuli Bocah Masih Diselidiki, 8 Video Asusila Jadi Barang Bukti Kejahatan

Setelah korban pulang, tak ada kecurigaan dan keanehan terjadi. 

Namun, pada suatu waktu, korban pernah membawa uang Rp 50.000 ketika pulang bermain dengan F.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved