DEPOSITO PALSU DI BATAM
Dua Warga Batam Kena Tipu Pakai Bilyet Deposito Palsu, Pengamat Singgung Hal Ini
Pengamat soroti peran OJK yang seharusnya memperketat pengawasan, terutama pada BPR terkait kasus penipuan deposito palsu di Batam
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
Jontro juga menyoroti peran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang seharusnya memperketat pengawasan, terutama pada BPR yang kerap bekerja sama dengan pihak ketiga, seperti asuransi atau investasi lain.
Skema itu, menurutnya, rawan disalahgunakan untuk menjebak nasabah.
“Kalau kasus seperti ini muncul, OJK harus segera turun tangan. Karena meskipun uang disetor ke rekening bank, kalau kemudian dialihkan tanpa dasar hukum, bank tetap harus bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Jontro, kasus deposito palsu sebenarnya sudah beberapa kali mencuat di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Timur.
Namun, di Batam, kasus serupa relatif jarang terpublikasi meski tetap ada masyarakat yang menjadi korban.
“Pelajaran utamanya: jangan mudah tergiur bunga tinggi. Edukasi literasi keuangan harus terus digencarkan agar masyarakat paham mana produk resmi, mana yang hanya kedok,” tutupnya.
(TribunBatam.id/bereslumbantobing)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/3f7f4c86-f7c2-4601-b021-433af77140b1.jpg)