TOPIK
LONGSOR DI NATUNA
-
Jurnalis Tribun Batam di Natuna, Muhammad Ilham membagikan pengalamannya saat meliput korban longsor di Serasan Natuna.
-
Penggalangan dana untuk warga terdampak longsor Natuna masih dilakukan posko bersama relawan tanggap bencana hingga 31 Maret 2023.
-
Warga Serasan terdampak longsor di Natuna mengungkap layanan provider kerap alami gangguan saat hujan disertai petir.
-
Operasi SAR pencarian korban longsor di Serasan, Natuna dihentikan setelah 13 hari masa pencarian. Kini, tersisa 4 korban tak ditemukan.
-
Antisipasi musibah longsor, BPBD Natuna saat ini tengah memetakan zona merah rawan longsor di Pulau Serasan
-
Sempat lumpuh karena tertimbun longsor, ruas jalan lingkar di Desa Pangkalan, Serasan, Natuna kini bisa diakses kendaraan bermotor lagi
-
Satwa K9 yang dilibatkan dalam pencarian korban longsor di Serasan Natuna berhasil menemukan 9 jenazah korban longsor yang tertimbun.
-
Bupati memperpanjang waktu pencarian korban longsor di Natuna selama tiga hari atau hingga Sabtu (18/3/2023).
-
Terkait longsor di Natuna, Bupati dan Wakil Bupati Natuna mengungkap alasannya belum meninggalkan Serasan.
-
Manager PLN Ranai, Boni Sofianto targetkan listrik di Serasan dan Serasan Timur Natuna yang terdampak longsor bisa normal Rabu (15/3) ini
-
Pencarian korban longsor Natuna hari ini memasuki hari kesembilan. Tim sar gabungan total menemukan 50 jenazah.
-
Lewat galang dana, diharapkan tertanam empati di diri siswa SDN 003 Senayang Lingga untuk ikut rasakan kesedihan korban longsor di Serasan
-
Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar apresiasi perhatian pemerintah pusat kepada korban longsor di Serasan. Menurutnya pusat beri respons cepat
-
Bersama Tim SAR gabungan, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar ikut bantu pencarian korban longsor di Serasan, Jumat (10/3)
-
Tim SAR gabungan temukan satu jenazah korban tewas longsor di Natuna hari ini menjadi 49 orang. Tim DVI Polda Kepri identifikasi korban
-
Korban longsor di Natuna bertambah dua orang hingga Senin (13/3/2023). Total 48 korban tewas dalam musibah ini.
-
Ratusan korban terdampak longsor di Serasan Natuna pilih mengungsi ke luar Pulau Serasan. Mereka berangkat naik KM Bukit Raya, Minggu (12/3)
-
Bupati Natuna Wan Siswandi berharap dengan penambahan masa tanggap darurat longsor di Serasan selama 3 hari, 8 korban tersisa bisa ditemukan.
-
Masyarakat Lingga ikut galang dana bantu korban longsor di Serasan Natuna. Di antara aksi itu datang dari siswa SMAN 1 Singkep
-
Total korban longsor di Serasan, Natuna hingga hari ketujuh yang sudah ditemukan sudah mencapai 46 orang dan masih ada 8 orang dalam pencarian.
-
Namun hasil pencarian korban hingga hari terakhir masa tanggap darurat, Tim SAR Gabungan baru berhasil menemukan dan mengevakuasi sebanyak 46 jenazah.
-
Kementerian PUPR akan menyiapkan bantuan rumah tipe 36 dengan tanah seluas 90 secara gratis bagi korban longsor yang rumahnya hancur di Serasan.
-
Longsor di Serasan Natuna menjadi perhatian Persit Korem 033/WP. Mereka mengirim bantuan untuk meringankan beban warga terdampak musibah di sana.
-
Mila korban selamat longsor di Serasan Natuna sempat mencari empat anak dan ayahnya dengan mengorek tumpukan tanah dengan tangan kosong.
-
Tujuh jenazah korban longsor di Serasan Natuna ditemukan tim SAR gabungan pada pencarian hari keenam, Sabtu (11/3). Total jenazah kini 44
-
Enam ekor anjing pelacak dari Mabes Polri ikut dikerahkan untuk membantu pencarian korban longsor di Serasan Natuna yang masih belum ditemukan
-
Longsor di Serasan Natuna menjadi perhatian tiga menteri Presiden Jokowi. Mereka mendukung percepatan penanganan dan pasca bencana.
-
Bantuan untuk warga Natuna terdampak longsor dari Zakat ASN Pemko Tanjungpinang sebesar Rp 200 juta diserahkan ke Ikatan Keluarga Serasan.
-
Tujuh excavator dikerahkan untuk membantu pencarian korban longsor di Serasan Natuna pada Jumat (10/3/2023).
-
Kedatangan Mensos Tri Rismaharini ke lokasi longsor di Natuna tepatnya di Pulau Serasan menggunakan helikopter yang bertolak dari Pontianak.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved