Hidup di Batam Tak Mudah Kawan, Perantau Sambung Nyawa Hidup di Tepi Kali
Sejak dulu Batam dikenal sebagai kota industri yang dipercaya banyak orang membutuhkan pekerja dan mudah mencari kerja, tapi benarkah demikian?
dok. ATB
Hidup di Batam Tak Mudah Kawan, Perantau Sambung Nyawa Hidup di Tepi Kali. Foto Sei Jodoh yang menjadi pusat perdagangan awal Kota Batam tahun 70-an
Dengan umur yang sudah tidak muda itu, tampak permukaan kulit wajahnya sudah mengendor dan tidak lagi kencang seperti di masa mudanya.
Baca juga: Nurhasanah Lestari: Jadi Perantau Harus Tahan Banting
Baca juga: Seorang Ibu Nekat Ajak Anak Kandung Hubungan Intim Sedarah, Gelisah Suami Tak Pulang dari Perantauan
Baca juga: Perantau Minang Diminta Tidak Pulang Kampung, Ini Isi Surat dan Penjelasan Gubernur Sumbar
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
(TRIBUNBATAM.id/ Muhammad Ilham / Ronnye Lodo Laleng)