Termakan HOAKS, Warga Lari dan Sembunyi di Hutan Takut Divaksin Covid-19
Informasi yang salah membuat warga ketakutan saat divaksin Covid-19 yang akhirnya mereka nekat ramai-ramai lari dan bersembuyi di dalam hutan
TRIBUNBATAM.id - Termakan Hoaks, Warga Lari dan Sembunyi di Hutan Takut Divaksin Covid-19.
Diduga karena mendapatkan informasi hoaks soal vaksin virus corona membuat warga takut.
Ketakutan warga divaksin Covid-19 membuat mereka lari dan bersembuyi ke hutan.
Kejadian ini berlangsung di Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca juga: Presiden Jokowi Keluarkan Aturan Vaksin, Warga yang Menolak Tak Dapat Bantuan Hingga Sanksi Pidana
Baca juga: Perpres Baru Jokowi, Tak Ikut Vaksin Covid-19, Siap-siap Tak Dapat Bansos hingga Denda
Kini, setelah pelan-pelan mendapat edukasi sejumlah warga yang sempat sembunyi di hutan mulai kembali ke rumah.
Kapolres Alor AKBP Agustinus Christmas mengatakan,
masih ada sejumlah warga yang bertahan karena ingin menjaga kebun mereka yang berada di dekat hutan.
"Warga yang masih di kebun itu, mereka lagi jaga kebun,
karena sebentar lagi musim panen jagung," ungkap Agustinus, Jumat (19/2/2021).
Baca juga: Taiwan Menuduh China Hambat Pembelian Vaksin Covid-19 BioNTech
Baca juga: Vaksinasi Mandiri Bidik 2 Juta Karyawan, Gunakan Vaksin yang Berbeda dari Vaksin Gratis Pemerintah
Menurut Agustinus, warga kembali ke rumah setelah mendapat penjelasan dari polisi dan TNI yang bertugas di wilayah itu.
"TNI dan Polri, kita sinergi untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat agar jangan mudah termakan informasi hoaks yang disebar melalui media sosial," kata dia.
Agustinus berharap, masyarakat yang membaca informasi tak pasti bisa bertanya kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa, atau pemerintah desa setempat.
Baca juga: AJAK Warga Perangi Covid-19 Agar Pintu Luar Negeri Dibuka, Rudi : Tak Usah Tunggu Vaksin!
Baca juga: Vaksinasi Corona di Anambas Sentuh Sejumlah Kelompok Ini, Cakupannya Kian Luas
Baca juga: 387 Nakes RSUD Tanjungpinang Dapat Vaksin Corona, Tetap Kawal Protokol Kesehatan
Masyarakat juga diminta tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat untuk mencega penyebaran Covid-19.
"Disiplin protokol kesehatan bukan hanya supaya terhindar dari operasi atau sanksi,
namun sebagai kebutuhan kita untuk sehat," kata Agustinus.
Agustinus pun meminta warga setempat menggiatkan kembali budaya gotong royong,
sebagai ciri khas masyarakat Indonesia untuk menghadapi pandemi ini.
Baca juga: Hampir Semua Nakes di Karimun Sudah Disuntik Vaksin Corona
Baca juga: Muncul Perpres Baru Jokowi, Gawat Para Penolak Vaksin dan Ribka Tjiptaning Dibayangi Ancaman Penjara
"Dengan bersinergi, kita pasti bisa lewati pandemi ini," ujar dia.
Sebelumnya, sejumlah warga yang bermukim di Dusun II Batu Putih, Desa Alila Timur, Kecamatan Kabola,
Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), bersembunyi di hutan karena takut divaksin Covid-19.
Menurut Agustinus, warga bersembunyi di hutan karena mendapat informasi hoaks tentang vaksin Covid-19. Warga pun panik dan ketakutan.
"Mereka sembunyi di hutan karena banyak membaca berita-berita di media sosial dan informasi lainnya sehingga mereka takut," ungkap Agustinus, Rabu (17/2/2021).
Baca juga: Aturan Baru, Ibu Menyusui, Komorbid hingga Penyintas Covid-19 Bisa Divaksinasi Corona
Baca juga: Ngeri, Puluhan Warga China Kedapatan Produksi Vaksin Palsu, Cuan Rp 39 Miliar
Baca juga: Vaksinasi Corona di Lingga Sudah 92 Persen, Targetkan 960 Warga Dapat Vaksin
.
.
.
Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Warga yang Sembunyi di Hutan karena Takut Disuntik Vaksin Covid-19 Mulai Kembali ke Rumah
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/lahan-hti-milik-perusahaan-prabowo-subianto.jpg)