TOPIK
BATAM KRISIS AIR
-
ATB memastikan akan menjalankan keputusan BP Batam untuk menunda rationing penggiliran air untuk kedua kalinya walau harus menanggung risiko buruk.
-
BP Batam saat ini sedang merencanakan rekayasa cuaca untuk menurunkan hujan buatan di wilayah Batam. Namun masih menunggu awan cumulonimbus.
-
Menyusutnya DAM di Tanjungpiayu akan berdampak pada setidaknya 53 ribu pelanggan di dua wilayah di Batam.
-
PT Adhya Tirta Batam (ATB) tunggu arahan BP Batam untuk rationing air bersih. Manajemen ATB sudah menyusun skema pendistribusian air secara bergilir.
-
IPA Tanjung Piayu akan berhenti beroperasi ketika elevasi air di waduk Duriangkang mencapai level minus 3,4 meter dari permukaan bangunan pelimpah.
-
Warga Kaveling Kamboja dan warga Kaveling Melati Kelurahan Sungai Pelenggut, Sagulung sudah merasakan gangguan suplai air 2 minggu belakangan.
-
Badan Pengusahaan (BP) Batam segera memanfaatkan air Dam Tembesi untuk mengatasi krisis air yang mengancam Batam.
-
Warga Sei Lekop Kecamatan Sagulung Batam mulai gerah dengan pasokan air ATB yang tidak jalan.
-
ATB akhirnya mengungkapkan skenario pembagian jadwal penghentian aliran air selama rationing yang akan dimulai Minggu (15/3/2020). Simak jadwalnya.
-
Bright PLN Batam mengungkap kemungkinan adanya pemadaman listrik menyusul krisis air di Batam yang mengakibatkan rationing air dengan skema 5-2.
-
Dalam pertemuan yang digelar di Radisson Convention Centre, terdapat sesi tanya jawab antara ATB & pelaku industri Batam yang hadir seperti PLN Batam.
-
Dam Tembesi disebut bisa jadi penyelamat krisis air di Batam, tapi belum bisa dioptimalkan. Karena jaringan pipa dan intake di sana belum tersedia
-
Dari 2 skenario rationing air yang ditawarkan ATB, tak ada satupun yang disukai pelaku usaha. Mereka minta dipertemukan dengan BP Batam.
-
Di tengah ancaman krisis air di Batam, muncul isu baru. Warga Batam juga terancam krisis pasokan listrik. Ini kata perwakilan Bright PLN Batam.
-
Suprapto menawarkan solusi, jika air mati bergilir, ATB harus bisa drop air pakai tangki ke area terdampak agar aktivitas masyarakat tak terganggu
-
Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus menyampaikan ada 2 skenario rationing air. Mati Kamis dan Minggu atau mati Sabtu, Minggu
-
Mantan Kepala BP Batam, Mustofa Widjaja akhirnya angkat bicara soal terlambatnya BP Batam mengoperasikan waduk Tembesi Batam.
-
ATB mengundang 150 pelaku industri dan komersial untuk melakukan pertemuan terbuka di Radisson Convention Centre Batam, Kamis (12/3/2020).
-
Bagi yang sedang berburu tempat penampungan air, berikut daftar harga tangki penampung air bersih.
-
Mustofa bilang, di masa kepemimpinannya Dam Tembesi memang belum diserahkan pengelolaannya kepada ATB. Butuh waktu supaya air di dam bisa digunakan
-
Maria mengatakan, rencana merekayasa cuaca tidaklah gampang. Begitu juga untuk menyuling air laut, karena butuh dana yang tidak sedikit
-
ATB mengatakan, ada cara lain untuk menjaga ketersediaan air di Batam. Yakni mempercepat transfer air baku dari Dam Tembesi menuju Dam Mukakuning
-
Rencana rationing air di Batam mendapat tanggapan dari banyak pihak. Warga mempertanyakan sikap ATB dan BP Batam terkait rationing ini.
-
Jelang rationing air ATB, harga drum air di Simpang Base Camp Batam melonjak hingga Rp 300 ribu per drum.
-
Ketua MUI Batam KH Usman Ahmad, mengingatkan BP Batam dan ATB untuk menjaga aliran ke rumah warga menjelang Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah.
-
Penjual tandon air berbentuk persegi di jalan Hang Kesturi, Baloi Permai, belakang Panasonic Batam kebanjiran pesanan dari pembeli.
-
BP Batam rencana memodifikasi cuaca atau dikenal hujan buatan untuk mengatasi krisis air di Batam.
-
RDP di Komisi III DPRD Batam menghadirkan pihak ATB dan BP Batam membahas rationing air batal dilakukan. RDP akan dijadwalkan ulang.
-
Head of Corporate Secretary ATB, Maria Jacobus mengungkapkan, rencana rationing dengan skema 5 hari on dan 2 hari off masih bisa dihindari.
-
Pihak PT. Adhya Tirta Batam (ATB) hingga saat ini masih mempersiapkan jadwal rationing air di Batam.
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved